adi arifin

my blog is not for commercial purposes
30.01.2008

Masih terkaget-kaget saya mendapati blog yang saya mulai lima hari sebelumnya, bertajuk Teknik SEO Indonesia, kemarin melejit ke puncak hasi pencarian Google untuk kata kunci yang ditargetkan. Sekarang saya kembali terkejut dengan reaksi sosial yang ditimbulkan. Hari ini saya melihat posisi website yang saya tujukan sebagai media idealisme saya melorot ke posisi ke-3. Sedih? Kecewa? Cepet-cepet nyari “mandi oli” buat mendongkrak posisi? Hmmm … kalau ini menyangkut website bisnis, pasti. Tapi kali ini saya malah seneng.

Ternyata ada orang lain yang tergerak untuk melakukan hal yang sama, membagi pengalaman dalam pemanfaatan mesin pencari untuk keperluan bisnis, bagi bangsa saya, bangsa Indoensia, yang nota bene kebanyakan kurang menguasai bahasa Inggris. Teknik SEO bukanlah sesuatu yang bisa dipelajari di kampus. Teknik SEO adalah sesuatu yang berkembang dan berubah terus. Jadi kalaupun ada orang yang mempromosikan diri sebagai ahli SEO, mungkin keahliannya tidak akan berlaku lagi besok ketika para pengelola mesin pencari mengubah logika sistem mereka.

Jadi, makin banyak yang mau membagi pengalaman dan pengetahuannya akan makin baik untuk kita semua. Mudah-mudahan lebih banyak yang dapat mengambil manfaat dari penguasan teknik SEO untuk kemajuan usahanya. Biarlah mereka yang menguasai teknologi dan dana yang besar di barat sana menciptakan sistem, cukuplah untuk saat ini kalau kita dapat mengambil manfaatnya saja.



2 Responses to “Teknik SEO Indonesia”

  1. Zea Says:

    Saya tertarik belajar seo,,gmana ya mas?


  2. @del Says:

    Hebat mas…bisa bertahan. Kemaren saya sudah lumayan bagus, tapi karena goyangan google jadi menghilang entah kemana! Mo nyari target keyword baru bingung. Sebaiknya optimazi keyword kemaren atau ganti keyword baru yah?



Leave a Reply